On Juni 22, 2018 by Kojerisme in puisi-Puisian No comments
Lambain rasa lewat hembusan angin
Membawa Rindu tertiup ke dalam Cinta,
Karna rasaku ada mengalir lewat angin yang bertiup
Semakin kuberdiam semakin keras angin bertiup membawa pesan Rindu.
Malaikat pembawa cinta!
Sampaikanlah diamku dan kalamku kepadanya..
Biarkan dia merasakan apa yang ada di balik diamku dan kalamku .
Naluri cinta akan selalu benar
Bukit penyesalan (Sembalun)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About
Popular Posts
-
Banyak yang suka pamer kebodohan dengan pakaiaan kepintaran, orang banyak mengeluhkan dampak negatif smartphone, internet dan media so...
-
Kemarin malam. Tepatnya malam minggu, Setelah pulang dari Gyem lok Oyok menyumpahi para cecunguk-cecunguk yang tengah asyik MABAR Mobile Le...
-
Sekolah lapang agrobisnis kedelai adalah sebuah program yang di galakan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan pemerintah Desa Sese...
Blogroll
Categories
Blog Archive
semeton jori senamian. Diberdayakan oleh Blogger.
Bersengg Agama
Bilamana Senjakala Tiba, Doa-Doa kami saling bicara, hingga petang menjelang, Seperti suara Air mengalir💧 dan kiacawan burung🐦Kacer, Mel...
0 komentar:
Posting Komentar