berbagi cinta dengan penuh candaan dan lawakan adalah salah satu cara untuk menstandarkan diri dengan teman dan saudara sekitar lingkungan hidup kita

On Juli 30, 2019 by Kojerisme in    No comments

Sekolah lapang agrobisnis kedelai adalah sebuah program yang di galakan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan pemerintah Desa Sesela  bersama bapak Ali Shadiqin selaku penyuluh pertanian lapangan Desa Sesela bertujuan untuk mengembangkan dan memajukan produksi kedelai. seperti yang pernah di capai sebelumnya bahwa petani kedali Desa Sesela pernah melakukan panen raya. Program ini melibat beberapa pengurus LPM, Karang Taruna membentuk Petani Milenial Desa Sesela dan beberapa petani senior yang nantinya bisa membimbing dan mengamti peroses Sekolah Lapang, kali ini Senin, 29 juni 2019, Pembukaan Pelaksanaaan Sekolah Lapang Agrobisnis

Sekolah lapang Agrobisnis Kedelai 2019 ini merupakan sekolah tanpa dinding sehingga ruang kelas sekaligus perpustakaannya, adalah lahan sawah itu sendiri, yang dipantik oleh adanya keinginan pemerintah Desa Sesela untuk perlu adanya pembangunan disektor pertanian. Dalam pembukaan SL ini turut hadir dan memberi sambutan Bapak UPTD Kecamatan Gunungsari; H. Burhan, Selaku ketua BPD Desa Sesela.

Acara ini dibuka oleh H. Abu Bakar, Selaku Kepala Desa Sesela di dampingi oleh para petani sepuh, ketua LPM dan ketua KTMB Dese Sesela dihadapan para peserta SL Agrobisnis Kedelai.

    Sambutan selakigus membuka Acara LS Oleh H. Abu Bakar Kepala Desa Sesela



    Sambutan dan Pengantar oleh Bapak Ali Sahdiqin,  PPL Desea Sesela 

                Setelah kegiatan ini secra resmi di buka oleh Bapak Kades, kami bersama seluruh pserta dibagikan masing-masing satu lembar kertas yang berisi soal-soal pilihan ganda  untuk di jawab dan dikumpulkan. Soal soal tersebut berisi tentang tes pengetahuan seputaran penanaman kedelai, tehnik penanaman, pembenihan, pengobatan, pencegahan dari penyakit hama dan lain-lain.


    Pserta SL tengah berpikir keras menjawab soal soal pertanian

            Selain diberikan soal-soal, kami juga di bina dalam mensejahtrakan lambung dengan dibagikan kaputan-kaputan yang berisikan beras yang sudah dimasak. Ini dilakukan agar setiap ide dan gagasan pemikiran dan inovasi pertanian terbungkus rapi sehingga bisa di aplikasikan dalam lahan pertanian.

    Riyadi, Sandi, Ham, Golik Dan Hadi berpikir inovasi dalam pensejahtraan Lambung

hari semakin siang acara di tutup dengan berdoa dan pembagian kelompok sekolah lapang agrobisnis kedelai menjadi tiga kelompok. kelompok pertama di ketuai oleh Saudara Rahmad Riadi S.pd, kelompok dua diketuai oleh saya sendiri Helmi Yusup kreen, dan kelompok terakhir kelompok tiga diketuai oleh saudari Zara Amelia Putri Dari Dusn Kebon Louk.
adapun jumlah keseluruhan peserta SL ini 17 orang.

okaayyyyyy...samapai bertemu di hari selanjutnya..

On Juli 24, 2019 by Kojerisme in    4 comments

Rabu 24 mei hari pertama mengikuti pelatihan Sekolah Lapang Agrobisnis bersama Bapak Ali Shadiqin penyuluh pertanian lapangan Desa Sesela Kecamtan Gunungsari Lombok Barat tepatnya di Ladang yaang berada di Dusun Muhajirin. Dua hari sebelumnya kami sempat melakukan pertemuan pertama yang dihadiri oleh beberapa anggota Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Sesela dalam membahas skejul dan sedikit materi tentang kegiatan penyuluhan ini.


Tehknikal Miting Sekolah Lapang Agrobisnis Desa Sesla

Hari ini, setelah bangun tidur kesiangan saya membuka smartphone ada beberpa chat  WA group dan Wa saudara golik ia merupakan salah satu anggota LPM yang sangat antusias mengikuti program penyuluhan pertanian ini “ayo kita ke kantor desa semua udah kumpul ni” ajaknya di Pesan Whattsap, “okay tunggu dulu saya cuci muka dan sarapan” jawab saya.

Sarapan dengan nasi sekaput minum 2 gelas, rokok satu batang menemani saya di atas montor menuju kantor desa Sesela. Sesmapai disana ternyata mereka cumman berdua bersama saudara sandiy pemuda asal dusun baraet kubur yang juga peserta penyuluhan ini. iyaa, begitulah sauadra Golik selain jenaka ia juga pintar bermain bohong bohongan hehe.

Setelah beberpa menit menunggu untuk kumpul kami oleh Rahmad Riadi ketua LPM Desa Sesela disuruh duluan menuju lokasi ladang tempat menanam benih kedelai. Di lokasi kami kebingungan mencari lokasinya karena info yang belum jelas kami banyak bertanya di warga setempat dan pada akhirnya kami menemukan rumah dekat ladang temapt sekolah lapang tersebut, kami singgah disana sembari menunggu Bapak Ali Shadikin yang akan memberikan materi sekaligus peraktik lapangan terkait penanaman benih kedelai.

Beberapa menit bercanda dengan kawan-kawan. tiba tiba bapak H. Badrun memanggil kami semua untuk memululai menanm benih kedelai. Bapak H. Badrun merupakan petani sekaligus peternak sapi yang menurut penuturan Pak Ali bahwa beliau sering di datangi oleh para pakar, profeser dan peneliti pertanaian untuk mereka belajar bagaimana menanam kedelai sehingga berhasil dengan baik, bahkan H. Badrun sering di undang ke beberpa daerah untuk memberikan materi lapangan tentang bagaiamana menanam kedelai, jagung dan lain lain dengan baik dan menuai hasil yang maksimal.

Saya dengan beberpa kawan kawan Yani, Hadi, golik, Saiful, sandi dan satu lagi perempuan namanya Rohima, kami berbagi tugas dalam menanam Golik, yani dan Sandi mengambil peran sebagai tukang lubunagi ladang sebagi tempat Sandi, rohima dan Saiful menaruh bibit yang disediakan oleh Bapak H. Badrun. Sementara itu Pak Ali mendokumentasikan dan sembari membimbing kami bagaiman cara menaruh dan melubangi lahan tersebut, jarak baris dan sebagainya.

Menanam Benih Kedelai

Hari mulai siang kamipun bersama Pak Ali dan H. Badrun melakuakn Evalusi di berugak dalam Susana yang begitu sejuk membuat pengetahuan dan informasi yang di sampaiakan pak Ali cepat terlahap habis oleh kami semua. Sekitar pukul 11:45 siang kamipun pamitan dan akan ketemu kemabali pada hari senin 29 mei 2019 di Aula Kantor desa Sesela dalam rangka Pembukaan kegiatan ini, kamipun berharap dan berdoa supaya pertanian khususnya kedalai akan bisa mengharumkan nama Desa Sesela di dunia pertanian seperti pada Tahun tahun sebelumnya. Samapai ketemu di Hari senini gaaes …